Siapa yang tidak pernah merasa sakit? Bahkan mahasiswa dan dosen yang selalu berada di lingkungan kampus pun dapat terjangkit penyakit yang membuat mereka tidak dapat menghadiri kuliah atau mengajar. Namun, bagaimana jika sakit tersebut berkepanjangan dan sulit untuk disembuhkan dalam waktu singkat? Tentu saja, mahasiswa dan dosen tersebut membutuhkan surat izin sakit kuliah yang dapat digunakan untuk memberikan keterangan absen.

Pengertian Surat Izin Sakit Kuliah

Surat izin sakit kuliah adalah surat yang dikeluarkan oleh rumah sakit atau dokter yang berisi keterangan bahwa mahasiswa atau dosen tersebut sedang sakit dan tidak dapat menghadiri kuliah atau mengajar dalam jangka waktu tertentu.

Fungsi dan Tujuan Surat Izin Sakit Kuliah

Surat izin sakit kuliah memiliki beberapa fungsi dan tujuan, yaitu:

  • Memberikan keterangan absen bagi mahasiswa atau dosen yang tidak dapat menghadiri kuliah atau mengajar karena sakit.
  • Mempermudah proses administrasi akademik di kampus.
  • Menjaga kejujuran dan keadilan dalam penilaian akademik.

Format Surat Izin Sakit Kuliah

Format surat izin sakit kuliah terdiri dari beberapa elemen, yaitu:

  • Nama lengkap mahasiswa atau dosen yang sedang sakit.
  • Nomor induk mahasiswa atau dosen.
  • Program studi atau fakultas.
  • Alamat rumah sakit atau klinik yang memberikan keterangan sakit.
  • Tanggal terbitnya surat.
  • Tanggal mulai dan berakhirnya izin sakit.
  • Tanda tangan dan cap stempel dari dokter yang memberikan keterangan sakit.

Contoh Surat Izin Sakit Kuliah

Berikut adalah contoh surat izin sakit kuliah:

Contoh 1:

Kepada Yth,
Bagian Administrasi Akademik
Fakultas Teknik Universitas XYZ

Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Ahmad Abdullah
No. Induk : 123456789
Program Studi : Teknik Informatika

Dengan ini mengajukan permohonan izin sakit selama 3 hari terhitung sejak tanggal 1 Maret 2021 sampai dengan tanggal 3 Maret 2021 dikarenakan saya sedang sakit demam dan flu. Saya telah berobat ke Rumah Sakit ABC dan mendapatkan keterangan sakit dari dokter yang merawat saya.

Demikian surat izin sakit ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,
Ahmad Abdullah

Contoh 2:

Kepada Yth,
Bagian Administrasi Akademik
Fakultas Ekonomi Universitas XYZ

Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Siti Fatimah
No. Induk : 987654321
Program Studi : Manajemen

Dengan ini mengajukan permohonan izin sakit selama 1 minggu terhitung sejak tanggal 1 April 2021 sampai dengan tanggal 7 April 2021 dikarenakan saya sedang sakit DBD dan harus dirawat di Rumah Sakit DEF. Saya telah mendapatkan keterangan sakit dari dokter yang merawat saya.

Demikian surat izin sakit ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,
Siti Fatimah

FAQs (Frequently Asked Questions) Surat Izin Sakit Kuliah

1. Apakah surat izin sakit kuliah harus dikeluarkan oleh rumah sakit atau dokter?

Ya, surat izin sakit kuliah harus dikeluarkan oleh rumah sakit atau dokter yang merawat mahasiswa atau dosen yang sedang sakit. Surat harus mencantumkan diagnosis dan durasi sakit.

2. Berapa lama izin sakit dapat diberikan?

Durasi izin sakit dapat berbeda-beda tergantung pada kondisi kesehatan mahasiswa atau dosen yang sakit. Namun, umumnya izin sakit dapat diberikan selama beberapa hari hingga satu minggu.

3. Apakah mahasiswa atau dosen yang sakit harus melaporkan ke bagian Administrasi Akademik di kampus?

Ya, mahasiswa atau dosen yang sakit harus melaporkan ke bagian Administrasi Akademik di kampus untuk memberikan keterangan absen dan mengajukan surat izin sakit kuliah.

Kesimpulan

Surat izin sakit kuliah adalah surat yang dikeluarkan oleh rumah sakit atau dokter yang berisi keterangan bahwa mahasiswa atau dosen sedang sakit dan tidak dapat menghadiri kuliah atau mengajar dalam jangka waktu tertentu. Surat ini memiliki beberapa fungsi dan tujuan, yaitu memberikan keterangan absen, mempermudah proses administrasi akademik, dan menjaga kejujuran dan keadilan dalam penilaian akademik. Surat izin sakit kuliah harus mencantumkan nama lengkap, nomor induk, program studi, alamat rumah sakit atau klinik, tanggal terbit surat, tanggal mulai dan berakhir izin sakit, serta tanda tangan dan cap stempel dari dokter yang memberikan keterangan sakit.