Surat pelepasan waktu bekerja merupakan surat yang dikeluarkan oleh atasan kepada karyawan yang meminta untuk tidak bekerja pada waktu tertentu. Surat ini biasanya diberikan untuk kepentingan pribadi karyawan, seperti mengurus anak atau keluarga yang sakit.

Fungsi Surat Pelepasan Waktu Bekerja

Surat pelepasan waktu bekerja memiliki beberapa fungsi, yaitu:

  • Memberikan pengertian kepada atasan tentang alasan karyawan tidak dapat bekerja pada waktu tertentu
  • Memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengurus kepentingan pribadi tanpa harus khawatir kehilangan pekerjaannya
  • Menjaga hubungan antara atasan dan karyawan dengan cara memberikan pengertian dan informasi yang jelas

Tujuan Surat Pelepasan Waktu Bekerja

Tujuan dari surat pelepasan waktu bekerja adalah:

  • Memberikan izin kepada karyawan untuk tidak bekerja pada waktu tertentu
  • Memberikan waktu yang cukup kepada karyawan untuk mengurus kepentingan pribadi
  • Menjaga produktivitas dan kualitas kerja karyawan dengan memberikan waktu istirahat yang cukup

Format Surat Pelepasan Waktu Bekerja

Surat pelepasan waktu bekerja harus memiliki format yang jelas dan terstruktur. Berikut adalah format yang umum digunakan:

  1. Header surat, berisi nama perusahaan, alamat, nomor telepon, fax, dan email.
  2. Tanggal surat, berisi tanggal pembuatan surat.
  3. Alamat tujuan, berisi nama karyawan, jabatan, dan alamat kantor.
  4. Salutation, berisi ucapan salam pembuka.
  5. Paragraf pembuka, berisi tujuan surat.
  6. Paragraf isi, berisi alasan karyawan meminta pelepasan waktu bekerja.
  7. Paragraf penutup, berisi permintaan maaf dan harapan atas pengertian atasan.
  8. Complimentary close, berisi ucapan salam penutup.
  9. Tanda tangan, berisi tanda tangan atasan.
  10. Nama atasan, berisi nama atasan dan jabatannya.

Contoh Surat Pelepasan Waktu Bekerja

Berikut adalah contoh surat pelepasan waktu bekerja:

Contoh 1

PT. ABCD
Jalan Raya 123
Jakarta
Telp. 021-1234567
Email: [email protected]

Jakarta, 1 Januari 2022

Kepada Yth.

Bapak/Ibu Karyawan

PT. ABCD

Jalan Raya 123

Jakarta

Dengan Hormat,

Saya selaku atasan di PT. ABCD memberikan pelepasan waktu bekerja kepada Bapak/Ibu Karyawan selama 3 hari pada tanggal 3-5 Januari 2022. Pelepasan waktu bekerja ini diberikan karena Bapak/Ibu Karyawan membutuhkan waktu untuk mengurus keluarga yang sakit.

Demikian surat pelepasan waktu bekerja ini saya berikan. Saya mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan saya berharap Bapak/Ibu Karyawan segera kembali bekerja setelah pelepasan waktu bekerja ini selesai.

Hormat saya,

Atasan di PT. ABCD

Contoh 2

PT. XYZ
Jalan Sudirman 456
Surabaya
Telp. 031-7654321
Email: [email protected]

Surabaya, 1 Februari 2022

Kepada Yth.

Bapak/Ibu Karyawan

PT. XYZ

Jalan Sudirman 456

Surabaya

Dengan Hormat,

Saya selaku atasan di PT. XYZ memberikan pelepasan waktu bekerja kepada Bapak/Ibu Karyawan selama 1 hari pada tanggal 5 Februari 2022. Pelepasan waktu bekerja ini diberikan karena Bapak/Ibu Karyawan membutuhkan waktu untuk mengurus anak yang sakit.

Demikian surat pelepasan waktu bekerja ini saya berikan. Saya mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan saya berharap Bapak/Ibu Karyawan segera kembali bekerja setelah pelepasan waktu bekerja ini selesai.

Hormat saya,

Atasan di PT. XYZ

Kesimpulan

Surat pelepasan waktu bekerja merupakan surat yang dikeluarkan oleh atasan kepada karyawan yang meminta untuk tidak bekerja pada waktu tertentu. Surat ini memiliki fungsi untuk memberikan pengertian kepada atasan tentang alasan karyawan tidak dapat bekerja pada waktu tertentu, memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengurus kepentingan pribadi tanpa harus khawatir kehilangan pekerjaannya, dan menjaga hubungan antara atasan dan karyawan dengan cara memberikan pengertian dan informasi yang jelas.

Tujuan dari surat pelepasan waktu bekerja adalah memberikan izin kepada karyawan untuk tidak bekerja pada waktu tertentu, memberikan waktu yang cukup kepada karyawan untuk mengurus kepentingan pribadi, dan menjaga produktivitas dan kualitas kerja karyawan dengan memberikan waktu istirahat yang cukup.

Untuk format surat, surat pelepasan waktu bekerja harus memiliki format yang jelas dan terstruktur, seperti header surat, tanggal surat, alamat tujuan, salutation, paragraf pembuka, paragraf isi, paragraf penutup, complimentary close, tanda tangan, dan nama atasan.

Contoh surat pelepasan waktu bekerja dapat dilihat di atas. Selain itu, jika masih ada pertanyaan seputar surat pelepasan waktu bekerja, silahkan lihat FAQ berikut:

FAQs

1. Apa itu surat pelepasan waktu bekerja?

Surat pelepasan waktu bekerja merupakan surat yang dikeluarkan oleh atasan kepada karyawan yang meminta untuk tidak bekerja pada waktu tertentu.

2. Apa fungsi dari surat pelepasan waktu bekerja?

Surat pelepasan waktu bekerja memiliki beberapa fungsi, yaitu memberikan pengertian kepada atasan tentang alasan karyawan tidak dapat bekerja pada waktu tertentu, memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengurus kepentingan pribadi tanpa harus khawatir kehilangan pekerjaannya, dan menjaga hubungan antara atasan dan karyawan dengan cara memberikan pengertian dan informasi yang jelas.

3. Apa tujuan dari surat pelepasan waktu bekerja?

Tujuan dari surat pelepasan waktu bekerja adalah memberikan izin kepada karyawan untuk tidak bekerja pada waktu tertentu, memberikan waktu yang cukup kepada karyawan untuk mengurus kepentingan pribadi, dan menjaga produktivitas dan kualitas kerja karyawan dengan memberikan waktu istirahat yang cukup.

4. Bagaimana format surat pelepasan waktu bekerja?

Surat pelepasan waktu bekerja harus memiliki format yang jelas dan terstruktur, seperti header surat, tanggal surat, alamat tujuan, salutation, paragraf pembuka, paragraf isi, paragraf penutup, complimentary close, tanda tangan,