Surat pemberian izin cuti adalah surat yang dikeluarkan oleh perusahaan atau instansi kepada karyawannya yang meminta izin untuk tidak masuk kerja dalam jangka waktu tertentu. Surat ini berisi persetujuan dari atasan untuk memberikan izin cuti tersebut. Surat pemberian izin cuti biasanya disertai dengan surat permohonan cuti yang diajukan oleh karyawan.

Fungsi dan Tujuan Surat Pemberian Izin Cuti

Surat pemberian izin cuti memiliki fungsi dan tujuan yang penting bagi karyawan dan perusahaan. Berikut adalah beberapa fungsi dan tujuan surat pemberian izin cuti:

  • Memberikan kepastian kepada karyawan bahwa permohonan cuti yang diajukan telah disetujui oleh atasan.
  • Menjaga kedisiplinan dan kehadiran karyawan di tempat kerja.
  • Memudahkan pengaturan jadwal kerja dan produksi di perusahaan.
  • Menjaga hubungan baik antara karyawan dan perusahaan.

Format Surat Pemberian Izin Cuti

Surat pemberian izin cuti harus dibuat dengan format yang jelas dan sistematis. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat surat pemberian izin cuti:

  • Header: di bagian atas surat, tuliskan nama perusahaan, alamat, nomor telepon, dan email.
  • Tanggal: tuliskan tanggal surat dikeluarkan.
  • Kepada: tuliskan nama karyawan yang diberikan izin cuti.
  • Dari: tuliskan nama atasan yang memberikan persetujuan izin cuti.
  • Isi surat: jelaskan bahwa permohonan cuti karyawan telah disetujui dan berikan detail tanggal awal dan akhir cuti.
  • Tanda tangan: berikan tanda tangan atasan dan cap perusahaan di bawah isi surat.

Contoh Surat Pemberian Izin Cuti

Berikut adalah contoh surat pemberian izin cuti yang bisa Anda gunakan sebagai referensi:

Contoh 1:

Header
PT. ABCD
Jl. Sudirman No. 123
Telp: 08123456789
Email: [email protected]

Tanggal
1 Januari 2022

Kepada
Bapak/Ibu Fulan
Karyawan PT. ABCD

Dari
Bapak/Ibu Gede
Atasan Langsung Bapak/Ibu Fulan

Isi Surat
Dengan ini kami beritahukan bahwa permohonan cuti Anda selama 7 hari kerja pada tanggal 1 Januari 2022 sampai dengan 7 Januari 2022 telah kami setujui. Selama cuti, mohon pastikan bahwa pekerjaan Anda telah diserahkan kepada rekan kerja yang ditunjuk dan selalu dapat dihubungi melalui telepon atau email.

Tanda Tangan
Atasan Langsung Bapak/Ibu Fulan
( cap perusahaan )

Contoh 2:

Header
PT. EFGH
Jl. Merdeka No. 456
Telp: 08123456789
Email: [email protected]

Tanggal
1 Februari 2022

Kepada
Bapak/Ibu Fulan
Karyawan PT. EFGH

Dari
Bapak/Ibu Gede
Atasan Langsung Bapak/Ibu Fulan

Isi Surat
Dengan ini kami beritahukan bahwa kami memberikan persetujuan untuk permohonan cuti Anda selama 14 hari kerja pada tanggal 1 Februari 2022 sampai dengan 14 Februari 2022. Selama cuti, mohon pastikan bahwa pekerjaan Anda telah diserahkan kepada rekan kerja yang ditunjuk dan selalu dapat dihubungi melalui telepon atau email.

Tanda Tangan
Atasan Langsung Bapak/Ibu Fulan
( cap perusahaan )

FAQs

1. Apa yang harus dilakukan jika permohonan cuti tidak disetujui?

Jika permohonan cuti tidak disetujui, karyawan harus mencari alternatif lain atau mencoba untuk bernegosiasi dengan atasan mengenai jadwal cuti yang lebih cocok.

2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat surat pemberian izin cuti?

Waktu yang dibutuhkan untuk membuat surat pemberian izin cuti tergantung pada kebijakan perusahaan dan kompleksitas dari permohonan cuti karyawan. Namun sebaiknya surat tersebut harus dibuat dalam waktu 1-2 hari kerja setelah permohonan cuti diterima.

Kesimpulan

Surat pemberian izin cuti adalah surat yang dikeluarkan oleh perusahaan atau instansi kepada karyawan yang meminta izin untuk tidak masuk kerja dalam jangka waktu tertentu. Surat ini berisi persetujuan dari atasan untuk memberikan izin cuti tersebut. Surat pemberian izin cuti memiliki fungsi dan tujuan yang penting bagi karyawan dan perusahaan seperti memberikan kepastian kepada karyawan bahwa permohonan cuti yang diajukan telah disetujui oleh atasan, menjaga kedisiplinan dan kehadiran karyawan di tempat kerja, memudahkan pengaturan jadwal kerja dan produksi di perusahaan, dan menjaga hubungan baik antara karyawan dan perusahaan. Surat pemberian izin cuti harus dibuat dengan format yang jelas dan sistematis dan disertai dengan surat permohonan cuti yang diajukan oleh karyawan.